RiniHilbar’s Blog











{March 25, 2008}   Kejadian di Taksi

Peringatan ini terutama untuk para karyawati yg lembur dan pulang larut malam dengan menggunakan taxi. Kejadian ini baru saja terjadi, jadi saya peringatkan berhati-hatilah buat kamu-kamu yang kerja di lokasi mega – kuningan ,Jakarta. Setidaknya cerita ini bisa menjadi pelajaran bagi kamu semua agar tidak terjadi pada kamu.

Kamu pernah enggak melintas di lapangan bunderan Mega Kuningan? Nah, kalau belum simak baik-baik ya kejadian ini,karena benar benar terjadi baru-baru ini.

Seorang karyawati setelah kecapaian bekerja hingga larut malam di depan menara Rajawali , menyetop sebuah taksi yang meluncur melalui lapangan mega kuningan tersebut. Waktu ketika itu menunjukkan pukul 10.00 malam dan karyawati tersebut langsung duduk dikursi belakang taksi sambil menyebutkan daerah Pasar Minggu sebagai tujuannya kepada sopir taksi tersebut.

Karena sudah kecapaian si karyawati tersebut langsung tertidur, tapi tidak berapa lama kemudian si karyawati merasakan taksi tersebut berjalan makin lama makin lambat.

Karena dia merasa ada yang enggak beres , si karyawati tersebut terbangun……dan apa yang terjadi sungguh mengejutkan……………

Ternyata waktu si Karyawati itu melihat ke depan ……. sopir taksi tersebut tidak ada
…….. yang ada hanya bangku kosong dan suasana yang sepi karena malam hari namun taksi tersebut tetap berjalan meskipun lambat sekali , dan secara reflek menjeritlah si karyawati itu kuat-kuat.
dan tiba tiba

……………………

……………………

dari balik kaca jendela taksi dimana si karyawati tersebut duduk tersebut muncullah ………….

kepala si sopir taksi……………….

Sopir itu mengatakan :

“Mbak , tolong mbak , jangan tidur saja , ini mobilnya mogok , bantuin dorong dong……………..”



{March 25, 2008}   Kelas Bahasa Indonesia

Kelas yang tadi ribut-ribut tanpa guru, kini menjadi sunyi.
Guru Bahasa Indonesia yang paling ditakuti dan disegani oleh semua murid telah masuk ke dalam kelas. Wajahnya garang seperti harimau kelaparan.

Murid-murid : Selamat pagi, Bu Guru!
Bu Guru (dengan suara melengking) : Mengapa bilang selamat pagi saja?
Kalau begitu siang, sore dan malam kalian mendoakan saya tidak selamat ya?

Murid-murid : Selamat pagi, siang dan sore Bu Guru…..
Bu guru : Kenapa panjang sekali? Tidak pernah orang mengucapkan selamat seperti itu ! Katakan saja selamat sejahtera, bukankah lebih bagus didengar dan penuh makna? Lagipula ucapan ini meliputi semua masa dan keadaan.

Murid-murid : Selamat sejahtera Bu Guru!
Bu guru : Sama-sama, duduk! Dengar sini baik-baik.
Hari ini Bu Guru mau menguji kalian semua tentang perlawanan kata atau antonim kata. Kalau Bu Guru sebutkan perkataannya, kamu semua harus cepat menjawabnya dengan lawan katanya, mengertii….?
Murid-murid : Mengerti Bu Guru…

Guru : Pandai!
Murid-murid : Bodoh!
Guru : Tinggi!
Murid-murid : Rendah!
Guru : Jauh!
Murid-murid : Dekat!
Guru : Berjaya!
Murid-murid : Menang!
Bu Guru terhenti karena jawaban muridnya salah.

Guru : Salah itu…!
Murid-murid : Betul ini!
Guru (geram) : Bodoh!
Murid-murid : Pandai!
Guru : Bukan!
Murid-murid : Ya!
Guru (mulai pusing) : Oh Tuhan!
Murid-murid : Oh Hamba!
Guru : Dengar, ini….
Murid-murid : Dengar, itu…
Guru : Diaaaaaam……….!!!!!
Murid-murid : Ribuuuuut……..!!!!!
Guru : Itu bukan pertanyaan, bodoh!!!
Murid-murid : Ini adalah jawaban, pandai!!!
Guru : Mati aku!
Murid-murid : Hidup kami!
Guru : Saya rotan baru tau rasa!!
Murid-murid : Kita akar lama tak tau rasa!!
Guru : Malas aku ngajar kalian!
Murid-murid : Rajin kami belajar bu guru…
Guru: Kalian gila semua !!!
Murid-murid : Kami waras sebagian !!!
Guru : Cukup! Cukuuuuuup !
Murid-murid : Kurang! Kuraaaaaang !
Guru : Sudah ! Sudaaaaaaaahhh……!
Murid-murid : Belum! Beluuuuuuumm…..!
Guru : Mengapa kamu semua bodoh sekali?
Murid-murid : Sebab saya seorang pandai!
Guru : Oh! Melawan, ya ??!!
Murid-murid : Oh! Mengalah, tidak ??!!
Guru : Kurang ajar!
Murid-murid : Cukup ajar!
Guru : Habis aku !
Murid-murid : Kekal kamu !
Guru (putus asa) : O.K. Pelajaran sudah habis!
Murid-murid : K.O. Pelajaran belum mulai!
Guru : Sudah, bodoh!
Murid-murid : Belum, pandai!
Guru : Berdiri!
Murid-murid : Duduk!
Guru : Bego kalian ini!
Murid-murid : Cerdik kami itu!
Guru : Rusak!
Murid-murid : Baik!
Guru (stres) : Kamu semua ditahan siang ini!!!
Murid-murid : Kami sebagian dilepaskan malam itu!!!

Bu Guru mukanya merah padam dan tanpa bicara lagi mengambil buku-bukunya dan keluar ruangan.



{March 25, 2008}   AC

Seorang karyawan mendapatkan fasilitas kerja yang bagus. Dia memiliki sebuah ruang dengan AC, telepon, televisi, internet, dan tentu saja PC Pentium 4 yang canggih. Suatu ketika setelah dia menyerahkan laporan dan mulai mengetik laporan yang lain. Tiba-tiba saja bosnya masuk dengan marah-marah.

Bos : “Hei! Kamu menulis dengan WordStar ya? Dasar Bodoh! Sekarang itu sudah tahun 2002!! Harusnya kamu bisa menulis dengan Microsoft Word!!”
Karyawan : “Habis ini ruang ber-AC sih!”
Bos : “Apa hubungannya dengan hal itu? Jangan cari-cari alasan!!”
Karyawan : “Bos lihat saja sendiri ke AC itu!”

Sang Bos lalu melihat ke AC dan terbaca sebuah stiker:
“AIR CONDITIONED ROOM, DO NOT OPEN WINDOWS!”

Karyawan : “Kalo buka Windows saja tidak boleh, gimana mau buka MS Word!!!!”



{March 25, 2008}   Smary Saklitinov

Seorang guru baru tengah mengabsen murid-muridnya. Sang guru tertarik dengan sebuah nama, dan dengan penasaran si guru lalu memanggil muridnya.
Guru: “Smary Saklitinov, coba kemari!”
Murid: “Ya bu, saya.”

Guru: “Sini kamu nak, kamu keturunan Yugoslavia yach?”
Murid: “Nggak bu!”

Guru: “Lalu kenapa nama kamu Smary Saklitinov?”
Murid: “Oo…itu, Smary itu singkatan dari nama bapak saya (S)urtono dan ibu saya (Mary)anti.”

Guru: “Mmmm…lalu Saklitinov?”
Murid: “Sabtu Kliwon Tujuh November.



Seorang pemuda bule yang sedang mabuk, berjemur dipantai kute tanpa busana sama sekali.

Ketika dia melihat seorang anak gadis kecil seusia 7 tahun berjalan melewatinya, dia menutup bagian tubuh tertentu dengan koran yang sedang dia baca.

Karena heran, anak gadis kecilitu berkata, “Apa sih yang Oom tutupi dengan koran itu?” tanya gadis kecil itu polos sambil menunjuk koran.

Karena malu, pemuda itu menjawab, “Ah tidak ada apa-apa. Itu hanya seekor burung pipit?”

“Seekor burung pipit?” tanya gadis itu penasaran.

“Betul, hanya seekor burung pipit,” jawab pemuda lebih tegas. Setelah gadis kecil itu pergi berlalu, si pemuda kembali membaca koran sambil menenggak minuman kerasnya.Dan tak lama kemudian, si pemuda tertidur. Ketika terbangun, pemuda tersebut berada di rumah sakit dan merasa nyeri yang amat sangat.

Seorang polisi menanyainya,”Apa yang terjadi?”

“Saya tidak tahu. Saya sedang berjemur di pantai, lalu ada gadis kecil menanyainya sebentar dan tidak lama setelah dia pergi, saya tertidur dan kini tiba-tiba berada di sini.

Polisi itu pergike pantai mencari gadis kecil dan bertanya, “Apa yang kamu lakukan terhadap lelaki yang sedang berjemur?”

Gadis kecil itu menjawab,”Saya tidak melakukan apa-apa terhadap Oom itu. Cuma waktu dia tidur, saya main dengan burung pipit miliknya.

Tapi tidak lama kemudian,burung itu meludahi muka saya /an. Karena itu saya patahkan leher dan paruhnya, saya pecahkan telur-telurnya dan saya bakar sarangnya!”



{March 25, 2008}   Betet

BETET

Ada seorang wanita (ibu) pergi ke pasar burung (di Pramuka), disana ia melihat seekor burung Betet yang bisa menirukan suara manusia,dijual dengan harga murah sekali kira-kira Rp 25.000,00. Si wanita sangat kaget, dan menanyakan ke si penjual burung tersebut ;Wanita : “Mas, ini burung Betet kok harganya murah sekali ?”

Penjual : ” Ini lo bu, burung ini pernah tinggal di rumah bordil (pelacuran), jadi kalau bicara suka yang jorok-jorok. Saya kesel, makanya saya jual dengan harga murah.”

Si wanita pikir-pikir, akhirnya burung betet itu di beli juga,karena murahnya.Lagi pula, namanya juga burung, pelan-pelan nanti dilatih.

Singkat kata, burung tersebut dibawa pulang dan di gantung di teras depan rumahnya. Si burung melihat sekeliling teras rumah dan si wanita, kemudian berkata; “Rumah bordil baru, germo baru ….”

Si ibu kaget sekali, tapi kemudian bisa maklum, lagi pula lucu.

Agak siang dikit, anak perempuannya pulang sekolah (SMA), si burung melihat dan berkata ; “Rumah bordil baru, germo baru,perek baru …”

Si anak juga kaget sekali, tapi si wanita (ibu) menjelaskan,akhirnya si anak bisa mengerti.

Sore hari, suami si wanita (namanya : Paijo) pulang kerja,si burung melihat dan berkata ;” Hai Paijo, ketemu lagi………………………”



{March 25, 2008}   Menghitung Sperma

Seorang lelaki berusia 75 tahun datang ke ruang praktek dokter bermaksud konsultasi tentang seks. Dokter mengatakan bahwa ia harus mengetahui jumlah spermanya.

Untuk itu dokter memberinya sebuah tabung kemudian berkata, “Isi tabung ini dengan

sperma Bapak dan bawa kembali besok.”Keesokan harinya lelaki tersebut kembali dan mengulurkan tabung, tapi kosong dan masih bersih persis seperti kemarin.

Si pasien menjelaskan, “Saya sudah mencoba dengan tangan kanan tapi tak berhasil, lalu dengan tangan kiri, nggak berhasil juga. Saya minta tolong istri saya, juga tidak membawa hasil, dengan tangan kiri ataupun tangan kanan. Bahkan kami terpaksa meminta perempuan tetangga sebelah juga tidak ada hasilnya, padahal ia mencoba dengan kedua tangannya dan juga mulutnya.”

Dengan terkejut dokter bertanya, “Anda sampai meminta tolong tetangga?!”

Lelaki tua tersebut menjawab, “Iya, tapi tetap saja tutup tabung itu nggak bisa dibuka..”



{March 25, 2008}   Sama Begonya

Pengusaha A : “Supir saya tuh paling bego sedunia!!! lu mau liat buktinya? PARDJONOOOO….siniiii…!!!”

Pardjono : “Ya tuan… ada apa tuan…?”

Pengusaha A : “Ini saya kasih uang Rp.10.000…ntar kamu ke showroom.. .beli Mercedes Benz yg A class…”

Pardjono : “Oh…baik tuan…”

Setelah itu Pardjono pergi meninggalkan ruangan dimana 2 pengusaha itu sedang ngobrol-ngobrol.

Pengusaha A : “Gimana ? bego kan supir saya ?!!”

Pengusaha B : ” Masih begoan supir saya….. LILIEK !!!! siniiii !!!!”

Liliek : “Ada apa tuan…? Tuan manggil saya…?”

Pengusaha B : ” Iya.Tolong donk…kamu ke rumah saya…terus coba kamu cek apa saya masih ada di rumah?”

Liliek : “Baik tuan…!”

Setelah itu Liliek pergi meninggalkan kedua pengusaha tersebut.

Pengusaha A : “Hua ha ha ha ha… saya mengaku kalah deh…!”

Di jalanan… kedua supir itu bertemu..

Pardjono : “Eh…boss saya bego banget deh…masa saya di kasih uang Rp. 10.000 buat beli Mercy A-Class…. padahal sekarang kan hari minggu ya … show room tutup.. dasar boss saya itu bego banget!”

Liliek : “Boss saya lebih bego lagi… masa saya di suruh pergi ke rumahnya untuk nge-cek dia masih ada di rumah apa nggak…padahal kan dia punya handphone…tinggal di telpon aja ya kan…..”



Kalo cowok ganteng pendiam

cewek2 bilang: woow, cool banget…

Kalo cowok jelek pendiam

cewek2 bilang: ih kuper…

 

Kalo cowok ganteng jomblo,

cewek2 bilang: pasti dia perfeksionis

Kalo cowok jelek jomblo,

cewek2 bilang: sudah jelas…kagak laku…

 

Kalo cowok ganteng berbuat jahat,

cewek2 bilang: nobody’s perfect

Kalo cowok jelek berbuat jahat ,

cewek2 bilang: pantes…tampangnya criminal

 

Kalo cowok ganteng nolongin cewe yang diganggu preman,

cewek2 bilang: wuih jantan…kayak di filem2

Kalo cowok jelek nolongin cewe yang diganggu preman,

cewek2 bilang: pasti premannya temennya dia…

 

Kalo cowok ganteng dapet cewek cantik,

cewek2 bilang: klop…serasi banget…

Kalo cowok jelek dapet cewek cantik,

cewek2 bilang: pasti main dukun…

 

Kalo cowok ganteng ngaku indo,

cewek2 bilang: emang mirip-mirip bule sih…
Kalo cowok jelek ngaku indo,

cewek2 bilang: pasti ibunya Jawa bapaknya
robot…

Kalo cowok ganteng penyayang binatang,

cewek2 bilang: perasaannya halus…penuh
cinta kasih
Kalo cowok jelek penyayang binatang,

cewek2 bilang: sesama keluarga emang
harus menyayangi…

Kalo cowok ganteng bawa BMW,

cewek2 bilang: matching…keren luar dalem
Kalo cowok jelek bawa BMW,

cewek2 bilang: mas majikannya mana?…

kalo cowok ganteng males difoto
cewek2 bilang: pasti takut fotonya kesebar-
sebar
kalo cowok jelek males difoto
cewek2 bilang: nggak tega ngeliat hasil
cetakannya
ya?…

kalo cowok ganteng naek motor gede
cewek2 bilang: wah kayak lorenzo
lamas…bikin
lemas…
kalo cowok jelek naek motor gede
cewek2 bilang: awas!! mandragade lewat…

kalo cowok ganteng nuangin air ke gelas
cewek
cewek2 bilang: ini baru cowok gentlemen
kalo cowok jelek nuangin air ke gelas cewek
cewek2 bilang: naluri pembantu, emang
gitu…

kalo cowok ganteng bersedih hati
cewek2 bilang: let me be your shoulder to cry
on
kalo cowok2 jelek bersedih hati
cewek2 bilang: cengeng amat!!…laki-laki
bukan
sih?

Kalo cowok ganteng baca e-mail ini
langsung ngaca sambil senyum2 kecil, lalu
berkata
“life is beautifull”

kalo cowok jelek baca e-mail ini,
Frustasi, ngambil tali jemuran, trus triak
sekeras-kerasnya
“HIDUP INI KEJAAAAMMM….!!!”



{March 25, 2008}   7 Parasut

Pada suatu hari, di sebuah pesawat terdapat 7 orang penumpang.

Mereka adalah Pramugari, Megawati, Delon, pilot, Gusdur, anak kecil, dan kakek-kakek. Tak lama kemudian, terjadi kerusakan pada mesin pesawat itu yang menyebabkan mereka semua harus terjun dari pesawat itu sebelum tabrakan.

Yang jadi masalah, parasut yang tersedia di pesawat itu hanya ada 6 yang berarti satu orang harus dikorbankan.

Pertama-tama pramugari mengambil ransel kemudian berkata:

“Oh.. saya harus melaporkan hal ini ke bandara setempat”

kemudian pramugari itu terjun.

Melihat itu, Megawati kemudian segera menyambar ransel parasut dan terjun seraya berkata:

“Pemilu tidak lama lagi, saya tidak boleh mati di sini”

Delon melakukan hal yang sama juga seraya berkata:

“Aduh, konser Indonesian Idol malam ini, ga boleh telat”

Setelah itu pilot segera mengambil ransel dan terjun seraya berkata:

“AAA.. saya sudah tidak tahan mengendalikan pesawat ini!!”

Sekarang parasut tinggal 2, lalu orang yang tersisa adalah Gusdur, kakek-kakek, dan anak kecil.

Kakek-kakek kemudian berkata pada anak kecil:

“Nak, silahkan kamu terjun duluan saja, kakek sudah tua, hidup kakek sudah tak lama lagi, mati di sini atau mati tak lama lagi sama saja”

Tak diduga-duga, Gusdur yang tadinya diam dengan cepat segera menyambar ransel dengan paksa lalu terjun dengan suara:
“Yuhuuuuu…”

Setelah kejadian itu, anak kecil berkata pada kakek-kakek:

“Kek, mari kita terjun bareng, parasutnya ada 2″

Kakek-kakek bingung, lalu berkata:

“Lho, bukannya yang satu sudah diambil Gusdur?”

“Gusdur matanya butik… Tadi dia ambil ransel saya buat terjun!!”



et cetera
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.